Masih ingat kah kita bulan desember 2009 tentang kisah nyata kehidupan seorang anak kecil yang merawat ibunya yang terbaring sakit dia adalah sinar bocah kecil yang baru berumur 6 tahun kelas 1 SD yang tinggal didaerah polawali mandar Sulawesi barat.
Mungkin tak ada waktu untuk sinar untuk bermain bersama teman – temanya setelah sinar pulang sekolah iya pun harus bersusah payah untuk mencari sesuap nasi untuk ibu nya yang terbaring sakit ibunya bernama Murni 2 tahun lalu murni terkena penyakit lumpuh yang hanya bisa terbaring di tempat tidur .
Ayahnya yang bernama anwar yang kini
merantau mencai nafkah di negeri jiran Malaysia sudah 3 tahun lebih ayahnya
sinar pergi merantau dan kini tak ada kabar di mana perginya ayahnya sinar ?
Dan kini hanya sinar dan ibu nya yang
berjuang mencari nafkah walaupun kehidupan sinar amat sulit namun sekolah sinar
pun tak boleh putus di tengah jalan dengan waktu yang kosong sehabis pulang
sekolah sinar pun mencari nafkah untuk dirinya dan untuk ibunya agar bisa
mendapatkan sesuap nasi jangan kan hanya mencari nafkah sinar pun memasak air,
memandikan ibunya bahkan menyuapkan ibunya yang tak berdaya terbaring
sakit.begitu amat sayang sinar terhadap ibu nya.
Allhamdullillah dan kini kisah nyata
sinar bocah kecil yang baru berumur 6 tahun pun di tayangkan di TV
nasional di sekitar Sulawesi barat pada
bulan januari 2010 .kemudian membuat artis ternama dan juga seorang pemain
band chary van hoten yang peduli kepada
sinar datang dari Jakarta menuju Sulawesi untuk memberi bantuan kepada sinar
dalam kisah kehidupan sinar penulis menyampaikan bahwa true story kisah
kehidupan nyata sinar yang diangkat film yang berjudul “Jangan Menangis Sinar “yang
lalu telah dikabarkan mulai lounching di bioskop –bioskop seluruh Indonesia
pada tanggal 16 mei 2013.
Film Jangan menangis sinar yang
berdurasi 80 menit sebagian besar lokasi syuting di lakukan di bogor sehingga
crew tidak langsung terjun di mana tempat sinar tinggal di desa Riso polawali
mandar Sulawesi barat.film jangan menangis sinar yang telah di perankan oleh
artis –artis tenama seperti produser (ki
kusumo) yang di sutradarai oleh (Yan
Sanjaya) scenario film di tuliskan oleh (Alexander harry bonte) dan di perankan
oleh bintang – bintang film ternama yaitu penyanyi dan pemain band (charly van
hoten) ,yulia rahma , presenter cantik (Terry putri) sedangkan artis cilik yang
yang menjadi sinar di perankan oleh (Anggita Anjani ) dan( Axel putra kusuma).
Tak hanya film charly pun juga membuat
lagu yang berjudul sinar jangan menangis lagunya pun di buat berdasarkan kisah
nyata Sinar dan kini Sebagian film telah ditayangkan pada tanggal 16 mei 2013 di Jakarta.
” Tuhan, Jika aku menjadi lilin, akan kusinari senyuman ibuku sampai sinarku padam Tuhan.”
” Tuhan, Jika aku menjadi lilin, akan kusinari senyuman ibuku sampai sinarku padam Tuhan.”
Film Jangan menangis sinar pun menjadi
tontonan yang amat positif yang mendidik untuk kalangan masyarakat sebagai
gambaran kehidupan yang sangat sulit sehingga sebagai contoh untuk anak – anak
agar berbakti terhadap orang tua seperti sinar.
Penulis pun menyampaikan film ini hanya
sebagian kecil masih banyak sinar – sinar yang lain yang masih banyak
membutuhkan pertolongan dan begitu amat sulit hidup di negeri kita sendiri
sandang pangan yang mahal yang membuat rakyat kecil menjerit kelaparan ini
sebagai gambaran untuk pemerintah kita supaya pemerintah kita malu dengan janji
– janjinya kepada rakyat kecil dan kepada sang maha kuasa…





0 komentar:
Posting Komentar